KONSEP MIZAN DAN KESEIMBANGAN EKOSISTEM: PENDEKATAN SAINS LINGKUNGAN TERHADAP KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATIKONSEP MIZAN DAN KESEIMBANGAN EKOSISTEM: PENDEKATAN SAINS LINGKUNGAN TERHADAP KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Kata Kunci:
Mīzān, Keanekaragaman Hayati, Sains Lingkungan, Konservasi Islam.Abstrak
Krisis keanekaragaman hayati global terus memburuk akibat aktivitas antropogenik yang didominasi oleh paradigma antroposentris-eksploitatif. Pendekatan konservasi konvensional dinilai memiliki keterbatasan karena sering kali terjebak dalam bias kapitalistik-utilitarian dan hukum formal sekuler tanpa landasan etis-spiritual yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi makna teo-ekologis konsep Mīzān dalam Al-Qur'an dan merumuskan model strategi konservasi keanekaragaman hayati yang mengintegrasikan dimensi teologis dengan teori sains lingkungan modern. Penelitian kualitatif kepustakaan (library research) ini menggunakan pendekatan interdisipliner. Klaster ayat-ayat Mīzān, Mauzūn, dan Qadar (QS. Ar-Rahman: 7-9, QS. Al-Hijr: 19, QS. Al-Qamar: 49) dianalisis melalui metode Tafsir Maudhu'i (Tematik). Hasil penafsiran tersebut kemudian didialogkan dengan hukum sains lingkungan kontemporer menggunakan metode Analisis Dialektis-Sintetis. Analisis menunjukkan konvergensi epistemologis yang kuat antara isyarat ilahi dan ekologi modern. Konsep qadar dan mauzūn berkorespondensi langsung dengan teori carrying capacity (daya dukung lingkungan) dan ecological niche (ceruk ekologis). Prinsip at-tasanud (interdependensi) dan at-ta'awun (harmoni) dalam khazanah Islam merupakan antitesis kerusakan sistemik akibat gangguan jaring makanan (trophic cascade). Integrasi ini menghasilkan Model Konservasi Berbasis Mīzān yang bertumpu pada tiga pilar operasional untuk menjaga stabilitas makroekosistem. Al-Qur'an menyediakan basis teologis dan etis yang valid secara ilmiah untuk konservasi biodiversitas. Keberhasilan perlindungan alam memerlukan reintegrasi wawasan spiritual ke dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan strategi kebijakan lingkungan.
